aceh, pranala luar

Hasil Swab di Lab Unsyiah: 158 Orang Positif Corona

Jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh makin melonjak. Kemarin saja jumlahnya sudah mencapai 537 orang.  

Yang meninggal pun terus bertambah, mencapai 19 orang. Sedangkan yang sembuh baru 141 orang.

Tambahan kasus Covid-19 itu didapat setelah keluar hasil tes harian real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dari Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh maupun Laboratorium Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK Unsyiah).

Tapi kebetulan, dalam dua hari terakhir, Lab Balitbangkes Aceh yang berada di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, tidak beroperasi. Jadi, tak ada hasil swab yang mereka keluarkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif kepada Serambinews.com, Kamis (6/8/2020) siang di Banda Aceh, Lab Balitbangkes Aceh tidak beroperasi karena sedang didisinfektan.
Tindakan disinfeksi itu dilakukan karena kabarnya ada satu pegawai Balitbangkes Aceh yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selagi Balitbangkes Aceh dalam masa "lockdown" sementara, maka data tambahan kasus positif Covid-19 di Aceh umumnya dikeluarkan oleh Lab Penyakit Infeksi FK Unsyiah.

Sumber Serambinews.com yang dihubungi di Lab Penyakit Infeksi Unsyiah, Jumat (7/8/2020) siang menyebutkan, ada penambahan 158 orang yang positif corona di Aceh, berdasarkan hasil pemeriksaan mereka.

Tapi jumlah tersebut bukan jumlah satu hari, melainkan akumulasi dari tiga hari.

"Total positif Covid-19 di Lab Unsyiah dalam tiga hari ini ada 158 kasus," kata sumber Serambinews.com.

Rinciannya sebagai berikut: pada hari Selasa (4/8/2020), dari 130 spesimen yang diperiksa, 32 di antaranya positif.

Kemudian, Rabu, dari 100 spesimen yang diperiksa 67 positif. Kamis kemarin (6/8/2020), dari 86 spesimen yang diperiksa, 59 positif. Jika ditotal, jumlahnya selama tiga hari mencapai 158 kasus. Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng yang ditanyai tentang hasil swab tersebut tak membantahnya.

Sebagai pucuk pimpinan di universitas itu, rektor setiap hari mendapatkan laporan dari Kepala Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah tentang hasil swab.
"Ya, angka-angka yang dilaporkan ke saya, segitu juga," kata Samsul.
Angka tersebut, lanjutnya, belum termasuk yang hari ini karena sampai pukul 21.15 WIB tadi malam pemeriksaan spesimen masih dilanjutkan.
"Jadi, belum tuntas semua. Pemeriksaan dilanjutkan oleh teman-teman yang piket tadi malam di lab, disambung oleh yang piket pagi dan siang ini," kata Samsul.

Sekitar pukul 10.30 WIB tadi rektor mengabarkan bahwa paginya datang lagi 106 spesimen swab dari RSUZA Banda Aceh.

Nah, pemeriksaannya dilakukan bertahap hari ini, namun hasilnya tidak langsung bisa diperoleh saking banyaknya spesimen yang sudah antre untuk diperiksa di Lab Penyakit Infeksi Unsyiah.
Hasil swab positif yang dikeluarkan pihak Unsyiah ini tentu saja beda dengan yang dilaporkan Satgas Penanganan Covid-19 Aceh atau Dinas Kesehatan Aceh ke pusat.

Soalnya, data yang dilaporkan per hari ke pusat adalah hasil swab positif yang didapat dari seluruh Aceh.
Terutama yang terbanyak adalah yang berasal dari Lab Balitbangkes Aceh, menyusul Lab Penyakit Infeksi Unsyiah, dan RSUZA.
Kemarin, Satgas Penanganan Covid-19 Aceh melaporkan ada 54 kasus positif Covid di Aceh. Sehari sebelumnya 43 dan hari sebelumnya lagi hanya tujuh kasus.
Selasa (4/8/2020) dilaporkan 440 orang positif, 138 sembuh, dan 17 meninggal.
Rabu 473 positif, 141 sembuh, dan 28 meninggal.
Kamis 537 positif, 141 sembuh, dan 19 meninggal.

Hari ini belum didapat angka tambahan kasus Covid-19 di Aceh.
Sementara itu, data nasional yang dilaporkan ke WHO dalam versi English sebagai berikut:
Indonesia recorded the second highest number of new cases (2,473). Active cases rose by nearly 500.
Cases: 121,226 (+2,473)
Recoveries: 77,557 (+1,912)
Deaths: 5,593 (+72)
Active cases: 38,076 (+489)
Suspects: 80,200 (-11,019).

Sumber :
https://aceh.tribunnews.com/2020/08/07/hasil-swab-di-lab-unsyiah-158-orang-positif-corona?page=all

Author


Avatar