Event, investinaceh, News

DPMPTSP ACEH MELAKUKAN PERTEMUAN DENGAN PIHAK AIR ASIA DAN KPJ PENANG

Tingginya minat masyarakat aceh untuk berobat kePenang , membuat Air Asia Group mencoba peruntungan di rute Banda Aceh-Penang . Walaupun rute tersebut sudah di isi oleh Maskapai FireFly dan juga Malindo, hal tersebut tidak membuat pihak Air Asia patah arang, hal tersebut dibuktikan dengan Kunjungan Air Asia Group dan KPJ Penang ke DPMPTSP Aceh untuk membicarakan hal tersebut. Pada tanggal 9 Juli 2019, terjadilah pertemuan antara pihak DPMPTSP dan juga Air Asia Group dan KPJ Penang. Pertemuan ini di moderatori oleh Bapak Marzuki selaku Kepala Bidang Perizinan A DPMPTSP Aceh.

Salah satu hal yang ingin diketahui oleh Air Asia yang di wakili oleh Bapak Lim Yueji, dan Bapak Mohammad Fazy Bin Mohammad Rusli adalah untuk mencari data sehingga mereka tahu seberapa besar permintaan dari Aceh ke Penang, dan sebaliknya. Sebagai informasi pesawat terbang yang digunakan Air asia jika rute ini berhasil dibuka adalah berkapasitas sampai 180 kursi.

Karena pada waktu yang lalu pihak Air Asia berhasil mendapatkan rute baru dengan rute Jakarta – Sorong (papua), hal tersebut membuat pihak Air Asia semakin percaya diri akan mendapatkan rute ini yaitu Aceh-Penang dengan bantuan dari dinas terkait.

Dan dipertemuan ini juga, pihak KPJ Penang yang di wakili oleh Muhammad Sayuti, juga memberitahukan maksud dan tujuan mereka ingin membangun Rumah Sakit di Aceh, tentunya dengan standar rumah sakit di Penang,dan baik dokter dan perawat akan mendapat pelatihan sehingga akan sesuai dengan standarisas rumah sakit di Penang.
KPJ Penang telah berkoordinasi dengan pihak Aceh besar untuk mencoba pembangunan rumah sakit di daerah tersebut, dan hal tersebut akan dilanjutkan prosesnya, mengingat komitmen yang telah di sepakati.

Ibu Syarifah selaku Kepala Bidang DPMPTSP Aceh memberikan usul agar pihak KPJ membuat rencana jangka pendek seperti melakukan kerjasama dengan rumah sakit setempat, dengan para dokter beserta perawat sehingga langkah konkrit dapat terlihat. Dan tahapan kerjasama tadi merupakan tahapan yang sangat penting karena hasil akhirnya akan timbul rasa trust (percaya) dan yakin akan niat mulia dari KPJ Penang yaitu akan membangun Rumah Sakit di Aceh.
Dan pada dasarnya semua pihak ataupun dinas yang ikut serta dalam pertemuan tersebut sangat setuju dengan rencana ini, namun hal tersebut memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak proses yang harus dilalui.

Bapak Marzuki yang didampingi oleh Bapak Mustafa selaku Kepala Bidang Perizinan B mengungkapkan , Tindakan KPJ Penang dengan membuka kantor cabang di wilayah Beurawe merupakan hal yang patut di apresiasi mengingat akan bertumbuhnya rasa percaya publik pada KPJ Penang yang bernaung di bawah bendera Johor Corporation. KPJ sudah melakukan komunikasi dengan DPRA dan juga melakukan pertemuan dengan Walikota Banda Aceh Bapak Aminullah Usman, dan telah berkomunikasi dengan pihak Aceh Besar .

Diakhir pertemuan ini Bapak Marzuki juga menyarankan agar pihak dari Dinas Kesehatan dapat membuat rapat / pertemuan dengan kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh,perwakilan dari DPRA dengan tujuan untuk membuat proposal jika niat dari KPJ Penang untuk membuat Rumah Sakit ingin dilanjutkan kearah yang lebih konkrit. Hal ini dimaksudkan oleh moderator agar pihak KPJ dapat membuat sikap yang jelas atas pembangunan rumah sakit di Aceh ini.

Author


Avatar