pranala luar

Ini Pola Pikir yang Tidak Ditemukan di Orang Miskin, tapi Ada di Orang Kaya

Memang benar orang kaya dengan orang miskin bedanya di berapa banyak banyak uang yang mereka punya. Rupanya gak cuma itu lho. Orang kaya dan orang miskin juga punya pola pikir yang berbeda.

Asal tahu aja nih, pola pikir itu memengaruhi apakah seseorang bisa sukses atau gagal. Misalnya aja kamu adalah seorang pengusaha. Kalau menganggap kegagalan sebagai akhir dari usahamu, udah jelas kamu gak bakal sukses jadi pengusaha.

Lain cerita kalau kamu menganggap kegagalan itu sebagai pembelajaran. Karena belajar dari kegagalan tersebut, kamu perlahan-lahan bangkit dan membangun kembali usaha. Dari pola pikir itulah, banyak orang yang pernah gagal kemudian sukses dan jadi orang kaya.
Selain pola pikir yang disebutkan tadi, masih ada beberapa lainnya yang menjadi pola pikir orang-orang kaya. Apa aja? Dikutip dari Medium, berikut ini ulasannya.

1. Orang kaya percaya kalau mereka yang tentukan arah hidup mereka

Ada anggapan kalau hidup yang dijalani itu sebaiknya diterima aja sebagai nasib. Namun, anggapan ini gak berlaku buat orang kaya.

Mereka justru percaya bahwa mereka lah yang tentukan kemana arah hidup mereka. Terdengar seperti orang yang punya rasa optimis yang tinggi ya? Namun, itulah kenyataannya.

Beberapa orang kaya dulunya juga menjalani hidup layaknya orang-orang biasa lho. Malah di antara mereka ada yang pernah merasakan jadi orang kere.

Di sinilah perbedaan antara orang kaya dengan orang miskin itu nampak. Orang-orang kaya ini menolak bahwa mereka harus terima kenyataan kalau mereka bakal selamanya hidup susah. Optimisme yang dibangun dan usaha yang tekun pada akhirnya bikin mereka sukses.

2. Orang kaya berani mempertaruhkan uang mereka buat dapatkan keuntungan yang lebih besar

Karena berisiko tinggi, gak sedikit orang-orang yang enggan berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham. Makanya orang-orang yang berinvestasi di pasar modal itu masih sedikit jumlahnya.

Orang kaya justru gak berpendapat demikian. Buat mereka, investasi di pasar modal dengan membeli saham dipandang sebagai peluang menciptakan untung lebih banyak.

Di sinilah mereka berani pertaruhkan uang yang mereka miliki demi keuntungan yang lebih besar. Padahal, mereka tahu bisa aja hal-hal buruk terjadi dan mereka kehilangan banyak uang.

Karena konsekuensi tersebut telah disadari dan diterima, mereka pada akhirnya tetap berinvestasi di pasar modal. Mereka menolak takut kehilangan banyak uang demi bisa meraih peluang besar. Itulah pola pikir yang bikin orang kaya semakin kaya.

3. Orang kaya itu bikin komitmen jadi kaya yang bukan sekadar keinginan

Banyak orang sekadar ingin menjadi kaya. Namun, pertanyaannya adalah berapa banyak sih yang berkomitmen buat mewujudkannya?</