investinaceh, News

LMAN Fokus Mendorong Pembangunan dan Pengembangan KEKAL

Pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Focus Group Discussion Terkait Pembangunan dan Pengelolaan  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe pada Hari Rabu, 30 Januari 2019, di Jakarta hadir sebagai keynotespeaker Wakil MenTERI Keuanganan RI, Bapak Mardiasmo. Acara ini melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam pembangunan dan pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe baik dari lembaga/kementrian terkait, administrator, badan pembangun dan pengelola dan dewan kawasan KEK di Aceh serta para calon investor potensial.  

Kegiatan ini bertujuan untuk optimalisasi aset dan pengelolaan Barang Milik Negara yang berada di Kawasan KEK Arun Lhokseumawe yang merupakan aset yang dikelola oleh LMAN. KEK Arun Lhokseumawe di kelola oleh PT. Patriot Nusantara Aceh, untuk menghindari dualisme ketentuan yang berlaku untuk pengelolaan aset eks arun yang berpotensi menjadi kendala bahkan sumber kegagalan dalam pembagunan KEK Arun Lhokseumawe, maka diperlukan pendekatan yang konfrehensif oleh seluruh pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung.

FGD ini dibagi dalam beberapa sesi; sharing session pengembangan kawasan (nara sumber; Doddy A. Thahjadi (mastrplaner kawasan Jababeka dan KEK Morotai – Indra Budiman Syamwil (Masterplaner kawasan Jababeka dan KEK Morotai – Jhon Sunarmo (konsultan migas).

FGD isu optimalisasi aset (nara sumber :Encep Sudarwan (Direktur BMN-DJKN), - Azhari Idris (Ketua BPMA), - Ir. Ary Sudijanto, MSE (direktur pencegahan dampak lingkungan usaha dan kegiatan dirjen panologi kehutanan dan tata lingkungan), - Mirza Mahendra (Kepala subdirektorat keselamatan hilir dan hulu migas)

FGD isu sosial (Nara sumber : Fauzi Husin (eks presdir PT. Arun), - Aulia Sofyan (Kepala DMPTSP Aceh), - Safuadi, ST, M.Sc, Ph.D (Dirjen DJPPR), - Bukhari (Sekda Kota Lhokseumawe).

 FGD isu pengembangan KEK Arun Lhokseumawe (Nara sumber ; Enoh Soeharto (Sekdenas KEK), - Dr. Surya Darma (Komisaris PT. PATNA), - M. Haryo Yunianto (Dir. Manajemen Aset PT. Pertamina).

Dan dilanjutkan dengan diskusi lebih lanjut untuk mengidentifikasi permasalahan; pelaksanaan investasi, pengembangan kawasan dan pengolaan aset eksisting oleh 3   komisi tersebut. Hal ini bertujuan agar masing-masing komisi menghasilkan ; Sebuah kawasan dapat menjadi investor friendly, dapat dikembangkan secara efektif dan berkesinambungan dan pengelolaan aset eksisting dapat dilakukan secara efektif dan optimal.

Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT selaku Ketua Dewan Kawasan KEK di Aceh yang diwakili oleh Dr. Aulia Sofyan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Aceh selaku Sekretaris Dewan Kawasan KEK Di Aceh menyampaikan apresiasi kepada LMAN, kita harapkan FGD ini memberi solusi dan kesepakan terkait pengelolaan dan pengembangan KEK Arun Lhokseumawe.

Pada kesempatan ini Aulia sofyan menyampaikan perkembangan KEK Arun Lhokseumawe baik progress sebelum dan pasca peresmian KEK Arun Lhoseumawe pada 14 Desember 2018 di Aceh Besar oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi dengan tema peran existing Pemerintah Daerah terkait proses pelayanan perizinan, insentif  dan retribusi bagi investor.

Dengan adanya acara ini tentunya agar LMAN bisa mengetahui progress pembangunan dan pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe dari semua pihak terkait, tentu  nanti nya akan ada keputusan-keputusan yang akan diambil oleh LMAN untuk mendukung percepatan pembangunan dan pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe.

Author


Avatar

dpmptsp Aceh

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh