Bahasa Indonesia, Event, investment, News

Rakornas Investasi 2020 : Presiden Jokowi ingin DPMPTSP menjadi Organisasi Kelas Utama

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi Tahun 2020. Tema Rakornas kali ini adalah Investasi Untuk Indonesia Maju. Acara dilakukan selama dua hari, 19 dan 20 Februari di Ballroom Hotel Ritz Carlton SCBD Jakarta Pusat. 
Pada tanggal 19 Februari 2020, dilakukan Rapat Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah bagi Pemerataan Investasi. Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala DPMPTSP beserta kepala bidang yang membidangi perencanaan, promosi, perizinan, pengendalian dan kesekretariatan. Pada kesempatan tersebut, seluruh provinsi diberikan kesempatan untuk memberikan overview tentang harapan pemerintah daerah dalam hal pemerataan investasi.

Pada Hari kedua, 20 Februari 2020 diadakan acara puncak Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2020, Rakornas dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Tampak hadir Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri BUMN, Menteri Hukum dan HAM dan Kepala BKPM. Selain itu, hadir pula Gubernur, Bupati, Sekda dan kepala DPMPTSP seluruh Indonesia beserta perwakilan dari Kementerian/Lembaga dan para pengusaha. 

Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia, Kepala BKPM, mengatakan ekonomi Indonesia saat ini masih bertumpu pada konsumsi masyarakat. Pertumbuhan konsumsi sangat terkait dengan pertumbuhan pendapatan. Karena itu, Indonesia sangat membutuhkan investasi swasta untuk dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan sekaligus memperbaiki neraca transaksi berjalan. Kesemua itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi 

Senada dengan sambutan Kepala BKPM, Presiden Jokowi, dalam arahannya, menyatakan bahwa investasi merupakan prioritas dari kebijakan Pemerintah Indonesia. Salah satu target khusus yang akan dikejar adalah peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB). Presiden menargetkan peringan EoDB Indonesia berada dibawah peringkat. “Saya ingin DPMPTSP menjadi organisasi kelas utama dalam menghasilkan gagasan-gagasan di daerah”, sambung Presiden. Para Menteri juga memaparkan kebijakan-kebijakan sektoral yang mendukung kebijakan dan realisasi investasi. 

Pada sesi penutupan Bahlil mengajak DPMTSP untuk meningkatkan kinerja investasi di daerah. Kebijakan BKPM untuk mendukung daerah adalah meningkatkan alokasi dana dekonsentrasi hingga 100 persen serta menggagas alokasi dana alokasi khusus (DAK) bagi DPMPTSP di daerah (MM)


Author


Avatar