Bahasa Indonesia, investment, News

Realisasi Investasi Aceh 2019 lampaui Target

Realisasi investasi Aceh periode Triwulan IV 2019 capai 105 persen. Capaian realisasi investasi itu, melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) tahun 2017-2022. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, tahun 2019, target investasi dalam RPJMA sebesar Rp 5,5 triliun. Sementara, total capaian realisasi investasi sebesar Rp 5,8 triliun. Apabila dibagi kedalam jenis investasi yang masuk ke Aceh, nilai investasi berdasarkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tahun 2019, jumlahnya mencapai Rp 4,6 trilun. Sedang, investasi dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 1,1 triliun.

Realiasisasi investasi PMDN berdasar 23 lokasi kabupaten/kota di Aceh, paling besar terdapat di Aceh Utara dengan total nilai investasi Rp 956 miliar, Aceh Besar sebesar Rp 713 miliar, Bireun sebesar Rp 591 miliar, Aceh Tengah sebesar Rp 502 miliar.



Lalu, Aceh Barat dengan investasi Rp 466 miliar, Pidie sebesar Rp 425 miliar, Nagan Raya sebesar Rp 226 miliar, Aceh Tamiang sebesar Rp 176 miliar, Lhokseumawe sebesar Rp 145 miliar, Aceh Timur sebesar Rp 132 miliar, Banda Aceh sebesar Rp 130 miliar. Kemudian, Subulussalam sebesar Rp 62 miliar, Simeulue sebesar Rp 21 miliar, Aceh Singkil sebesar Rp 20 miliar, Pidie Jaya sebesar Rp 16 miliar, Sabang sebesar Rp 13 miliar, Gayo Lues sebesar Rp 4,7 miliar, Aceh Jaya sebesar Rp 4,2 miliar, Langsa sebesar Rp 3,6 miliar, Aceh Barat Daya sebesar Rp 1,3 miliar.

Enam sektor besar yan mendapat suntikan dana investasi PMDN terbesar, teradapat pada sektor industri listrik, gas dan air sebesar Rp 1 triliun, industri tanaman pangan, perkebunan dan perternakan Rp 1 triliun, industri kimia dan farmasi Rp 940 miliar.



Sektor industri kontruksi menyumbang realisasi sebesar Rp 459 miliar, industri pertambangan sebesar Rp 386 miliar, dan sektor industri makanan dengan total nilai investasi sebesar Rp 350 miliar. Selain itu, realisasi investasi PMA berdasarkan negara asal paling besar disumbang negara Malaysia dengan nilai investasi sebesar Rp 403 miliar, diikuti Afghanistan sebesar Rp 94 miliar. Kemudian, investasi yang berasal dari gabungan beberapa negara nilainya mencapai Rp 556 miliar.

Berkaca dari realisasi itu, nilai investasi Aceh memang mengalami peningkatan yang signifikan, jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang capainnya hanya 36,8 persen dan 2018 mengalami penurunan menjadi 25,6 persen dari target RPJMA sebesar Rp 5 triliun. Akan tetapi, menurut struktur penerimaan yang terbagi kedalam PMDN dan PMA, nilai investasi PMDN jauh mendominasi perolehan investasi di Aceh dibanding PMA. Apabila dipersentasekan nilai investasi PMDN sebesar 79 persen, dari total realisasi investasi yang diterima Pemerintah Aceh.

Sumber :

https://www.ajnn.net/news/realisasi-investasi-aceh-2019-lampui-target/index.html





Author


Avatar