aceh, pranala luar

Dampak Covid-19, Pasar Mobil di Banda Aceh Alami Penurunan Penjualan

Meluasnya Covid-19 atau virus corona berdampak terhadap industri otomotif di Banda Aceh. Sejumlah dealer mengalami penurunan penjualan mulai 50 hingga 70 persen. 
Operation Manager PT Dunia Barusa, Afriady Muhammad kepada Serambinews.com, Selasa (9/6/2020) menyampaikan penurunan akibat dampak dari virus corona sudah mulai dirasakan sejak Februari 2020.
“Sejak bulan Februari sudah mulai kelihatan dampaknya. Hampir untuk semua jenis produk Toyota berdampak. Hampir 70 persen turun semuanya dari total penjualan dari Februari hingga sekarang,” sebutnya.

Ia menambahkan akibat pandemi ini berdampak ke semuanya mulai dari produksi, logistik, hingga daya beli juga turun. Masyarakat lebih memilah menggunakan uangnya untuk hal-hal yang dibutuhkan pada masa Covid-19 ini.   

Namun dikatakannya, permintaan untuk produk Toyota juga tetap ada meskipun turun.
Jenis produk yang masih banyak permintaannya seperti Avanza, Calya. Dikonfirmasi secara terpisah, Branch Manager PT Armada Banda Jaya, Rahmattuddin juga menyampaikan akibat pandemi ini berdampak ke pasar otomotif. 

Kalau dibilang terdampak, semua terdampak karena leasingnya enggak support. Ya, terdampak. Permintaannya banyak, namun pembiayaannya yang turun,” katanya.  Pihaknya berharap agar pembiayaan dapat normal kembali. 
Menurutnya, pasar ekonomi masih bagus dan seharusnya pasar di Aceh juga aman-aman saja karena di Aceh tidak ada PSBB.

Minat beli banyak cuma kemampuan belinya itu sedikit. Biasa kita main di DP 20-25 persen, artinya kemampuan beli konsumen di angka segitu. Dan sejak Covid ini, pihak leasing agak ngerem,” sebutnya.
Branch Manager PT Arista Sukses Mandiri Banda Aceh, Beni Santoso menyampaikan pada masa pandemi ini, pasar mobil mengalami penurunan.  Menurutnya, hal itu karena perekonomian yang tidak stabil dan cenderung turun. 
“Kemudian tingkat mobilitas orang juga dibatasi, jadi kalau untuk penurunan cukup lumanyan sekitar 50 persen turunnya. Hal ini sudah mulai kita rasakan sejak Maret 2020,” kata Beni.
Meskipun demikian, katanya untuk pembelian juga masih ada 50:50 antara yang cash dan kredit.
Pihaknya juga menawarkan program 0 persen bagi yang ingin membeli mobil pada bulan ini, yaitu harga mobil bisa dicicil seharga cash.
“Misal beli mobil harga Rp 100 juta, punya uang Rp 50 juta maka Rp 50 juta lagi bisa kredit tidak ada penambahan bunga apapun,” demikian katanya.

Sumber :
https://aceh.tribunnews.com/2020/06/09/dampak-covid-19-pasar-mobil-di-banda-aceh-alami-penurunan-penjualan?page=all

Author


Avatar

dpmptsp Aceh

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh