Bahasa Indonesia, Events, News

Internasional Halal Food Festival 2017

Banda Aceh, Minggu (20 Agustus 2017). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh
yang setiap tahunnya mengadakan event untuk pariwisata Aceh, kembali
menyelenggarakan event dengan tema “Aceh Internasional Halal Food Festival (AIHFF)
tahun 2017. Event yang berlangsung di Taman Sari – Banda Aceh ini berlangsung dari
tanggal 18 s.d 20 Agustus 2017. Event ini juga merupakan salah satu bagian dari
program kerjasama dalam IMT-GT untuk pengembangan Halal Tourism. Peserta yang
turut hadir dari negara peserta IMTGT yaitu Malaysia dan Thailand. Disamping itu
peserta yang hadir dari Indonesia seperti Provinsi Sumatera Utara dan seluruh
Kabupaten/Kota di Aceh, membawa aneka kuliner yang menjadi andalannya untuk
diperkenalkan sekaligus dapat dinikmati masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Acara pembukaan dimulai dengan Khanduri Leumang, masyarakat yang hadir dapat
menikmati Leumang secara cuma-cuma. Pada hari kedua terdapat coffee meeting 3
negara IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand) yang membahas mengenai
peningkatan ekonomi halal, dalam rangka meningkatkan pendapatan provinsi Aceh dan
peningkatan ekonomi masyarakat memerlukan program jangka pendek, menengah dan
panjang dengan inti Halal Tourism, Halal Foods, Halal Herbal Products, Halal Services.

DPMPTSP Aceh agar segera membuat outline dari hasil coffee meeting. Saran-saran
dipertimbangkan sesuai visi misi, rencana aksi dan dana. Pastikan pemerintah (SKPA
terkait), asosiasi pengusaha mengimplementasikan serta memfollow up agar berjalan
sebagaimana mestinya.

Delegasi dari Malaysia diketuai oleh Ketua JBC IMT-GT Malaysia, Datok Fauzi Naim
beserta dengan pengusaha Alhadad yang bergerak di sektor halal food industri.
Delegasi dari Thailand diikuti oleh pusat study halal Bangkok (Halal science center) dari
universitas Chulalongkorn Bangkok. Diharapkan dengan kehadiran peserta IMT-GT
pada AIHFF 2017, wisata halal dan kuliner di Aceh menjadi lebih dikenal serta semakin
meningkatnya minat dari Thailand dan Malaysia berkunjung ke Aceh. Dari sektor
investasi diharapkan adanya minat dari para stakeholder yang tergabung dalam
kerjasama IMT-GT ini dapat membangun industri-industri makanan lainnya. Terlebih
saat ini Aceh telah memiliki KEK Arun, yang merupakan kawasan industri terpadu,
dapat mengajak para pelaku bisnis yang ada di kawasan kerjasama IMT-GT dapat
berinvestasi di KEK Arun.

AIHFF 2017 menghadirkan makanan khas Aceh, makanan Nasional, dan makanan
Internasional. Adapun acara lainnya seperti kompetisi memasak, “ngopi merdeka”
dalam rangka HUT RI ke 72 tahun serta berbagai lomba lainnya dengan tujuan
menambah semaraknya event ini. Pada hari terakhir, mengusung 1074 hidang talam
dan dilanjutkan makan bersama berhasil memecahkan penghargaan Rekor MURI
“1000 talam” yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT

didampingi Ketua DPRA, Wali Kota dan Wakil Walikota Banda Aceh, ketua DPRK
Banda Aceh, serta Kepala DISBUDPAR Aceh. Tahun ini Aceh telah dua kali
mendapatkan Rekor MURI, yang pertama Tarian Saman dengan Penari terbanyak
12.000 orang di gayo Lues, dan saat ini kembali mendapatkan Rekor MURI untuk
kategori Hidangan 1000 talam. “Saya sangat mengapresiasi Walikota dan Wakil
Walikota Banda Aceh dan semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara hari
ini. Sangat mendukung untuk diadakan event-event lainnya di Aceh yang menunjang
pariwisata Aceh serta memajukan Aceh”, ujar Wagub dalam sambutannya.

Disesi akhir sore sebelum penutupan akan diselenggarakan Khenduri Sate Matang dan
Sie Reboh, yang akan diberikan secara gratis untuk pengunjung. Setelah sebelumnya
juga ada pembagian 1200 cangkir kopi gratis bagi masyarakat yang datang di acara
AIHFF 2017. Event ini mendapat sambutan luar biasa baik dari para peserta maupun
masyarakat karena baru pertama kali diadakan dan sangat berguna menambah
pengetahuan tentang kuliner Aceh khususnya dan serta makanan halal dari negara
Malaysia dan Thailand yang sangat beragam dan jajanan nasional yang banyak
digandrungi saat ini. Bahkan salah satu pengunjung menuturkan, sudah tiga kali datang
selama acara ini berlangsung sebab sangat menarik dan tentunya suasana yang
dihadirkan sangat nyaman, bersih dan teratur. (MJ).

Author


Avatar