Bahasa Indonesia

Trade Tourism Investment 2017

Jakarta, (Kamis, 16 November 2017). Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf membuka acara Aceh Investment Forum – Trade Tourism and Investment (TTI) 2017 di Shangri-La Hotel Jakarta. Irwandi juga mempromosikan potensi yang dimiliki Aceh di hadapan para pengusaha nasional dan internasional. “saat ini Aceh memiliki 45 pabrik CPO, untuk itu kami mengundang saudara untuk membangun hilirisasi industry sawit, karena kita tidak ingin mengekspor CPO, melainkan produknya melalui refinery” ujar Irwandi.

Selain CPO, Irwandi juga menyinggung potensi kopi Aceh yang sudah mendunia. Pada tahun lalu, lebih dari 9.565 ton biji kopi dari Aceh ke lebih dari 20 negara diseluruh dunia. Untuk sektor energy, Aceh sedang mencari investor yang bisa membangun dan menjalankan pembangkit tenaga air terbarukan dan energy panas bumi yang berlimpah sumbernya. Dari pariwisata Aceh terus mengalami perkembangan, Aceh saat ini mengundang investor untuk membangun perhotelan dan destinasi pariwisata yang lebih banyak lagi.

Disamping mempromosikan potensi Aceh, acara forum bisnis ini juga memberikan penghargaan “Aceh Invetment Award” kepada lima Kabupaten/Kota yang telah memberikan pelayanan perizinan, promosi, perencanaan, pengendalian dan pelaksanaan serta informasi penanaman modal. Terbaik pertama Banda Aceh, disusul oleh Gayo Lues, Nagan Raya, Lhokseumawe dan diurutan kelima adalah Aceh Besar. Penghargaan di terima langsung oleh Bupati/walikota serta Sekda.

Kepala BKPM, Thomas Lembong dalam kesempatan ini menjadi keynote speaker mengungkapkan bahwa Aceh sebagai berlian yang tersembunyi karena banyak sekali potensi Aceh yang belum diketahui banyak orang. Untuk itu tugas kita Bersama mempromosikan Aceh. Bahkan cukup mengagetkan, beberapa orang yang saya temui di mencitrakan positif pulau Weh, sehingga menurut saya perlu mengkonektifitaskan bandara, agar Sabang lebih mudah di jangkau, ujarnya.

CEO dari Lippo Group sebagai salah satu narasumber, Bapak James Riady mengutarakan posisi Aceh yang sangat strategis, berpotensi sebagai tempat transit pesawat-pesawat pribadi yang menuju Timur Tengah. Potensi pariwisata di Aceh seharusnya manjadi jalan masuk untuk membangun Aceh, dengan investasi kecil tapi dampaknya cukup besar, imbuhnya.

Selain James Riady, pengusaha yang juga menjadi pembicara CEO of Prosperity International Holdings (MR. Mao Shuzong) dan Direktur PT. Sabang Geothermal Energy (Sayogi Sudarman). Pembicara lainnya yaitu Bambang Adi Winarso selaku Plt. Sekretaris Kementerterian Kordinator Perekonomian RI. Kemudian dari Kementerian Perdagangan RI, Dra. Pradnyawati, MA selaku Direktur Pengamanan Perdagangan. (MJ)

Author


Avatar