Bahasa Indonesia, Event

Tindak Lanjut Putusan MA terkait Persoalan Lahan PT IPE dengan PT MIFA BERSAUDARA

Banda Aceh, Rapat yang diadakan pada tanggal 16 Oktober 2018 di Oproom – DPMPTSP Aceh yang dihadiri oleh Asisten I Sekdakab Aceh Barat, Kepala DPMPTSP Aceh Barat, Kabag Biro Hukum Sekdakab Aceh Barat, Perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Dinas Energi dan Sumber Daya Alam Aceh, PT. Mifa Bersaudara dan Pejabat Struktural DPMPTSP Aceh bertujuan menindaklanjuti Putusan Mahkamah Agung RI tentang penyelesaian masalah lahan antara PT. Indonesia Pacific Energy (IPE) dengan PT. Mifa Bersaudara. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris DPMPTSP Aceh, Zulkarnaini, S.E ini tetap berjalan dengan optimal walaupun tidak dihadiri oleh Perwakilan dari PT.IPE. 

Sebelumnya, rapat terkait penyelesaian sengketa ini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 14 Oktober 2016 yang dihadiri oleh Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, PT. IPE dan  PT. Mifa Bersaudara dimana dari hasil rapat tersebut para pihak bersepakat menyelesaikan permasalahan secara win-win solution. Namun, seiring waktu berjalan sengketa lahan tersebut masih berlanjut hingga dikabulkannya gugatan TUN terhadap PT. IPE dengan dikeluarkan putusan peninjauan kembali Nomor 82 PK/TUN/2018 terhadap Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 545/BP2T/917/IUP-OP/2016 tanggal 16 Mei 2016 tentang Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT. IPE seluas 3.263 Ha, yang didalamnya termasuk lahan jalan yang selama ini dikelola oleh PT. Mifa Saudara.

DPMPTSP Aceh selaku pihak yang menerbitkan izin berupaya memfasilitasi penyelesaian konflik kedua belah pihak  dengan menjadwalkan kembali pertemuan kedua belah pihak yang akan datang guna mencari solusi terbaik untuk secara Business to Business untuk kemajuan ekonomi Aceh. (EKA)