aceh, pranala luar

BKPM Sahkan Investasi Kilang Minyak

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) saksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) PT Pertamina (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan konsorsium perusahaan Korea. Kesepakatan bertujuan untuk mengkaji peluang bisnis hingga pelaksanaan kegiatan bersama industri minyak-gas di Indonesia. 
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, inisiatif kerja sama diprakarsai saat kunjungan ke Korea Selatan akhir 2019. Secara khusus kerja sama ditujukan pada kegiatan Refinery Development Master Plan (RDMP) Unit Pengolahan II Dumai.
“Meski dunia menghadapi pandemi, semua pihak tetap berkomitmen. Saya harap investasi dapat memiliki makna strategis, di mana saat ini harga minyak tertekan,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (21/5).
BKPM menilai, proyek RDMP Unit Pengolahan II Dumai ini penting karena merupakan salah satu dari beberapa RDMP prioritas PT Pertamina. Bahlil berharap proyek senilai US$ 1,5 miliar ini dapat meningkatkan kapasitas produksi minyak dan bahan bakar minyak dalam negeri. Sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor minyak di dalam negeri dan mengatasi defisit transaksi berjalan ke depan.
"Semoga proyek berjalan dengan baik serta dapat memberikan dampak positif lanjutan terhadap pemerataan pembangunan secara menyeluruh di Indonesia,“ katanya.
Penandatanganan ini sejalan dengan upaya mendukung percepatan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tercantum dalam Perpres 56/2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

BKPM mendorong terciptanya kemitraan strategis antara perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Dalam Negeri (PMDN) untuk menjalankan proyek tersebut. Bahlil menggaransi Pertamina dapat langsung berjalan dan masuk masa percepatan.
"Kami juga akan melibatkan pengusaha nasional yang ada di daerah sehingga terjadi kolaborasi, serta membantu terkait insentif fiskal dan perizinan. Tidak perlu ragu, BKPM akan bantu proyek ini,” ujarnya.
Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, proyek ini memang prioritas untuk direalisasikan. Seluruh pihak akan segera melakukan kajian untuk meningkatkan (upgrading) kilang di Dumai, Riau.
“Dengan penandatanganan Mou ini, Nindya Karya dan konsorsium Korea telah menjadi mitra strategis Pertamina. Pertamina harap Desember 2020 ada milestone penting yang dapat dicapai," katanya.

Sumber :
http://harnas.co/2020/05/21/bkpm-sahkan-investasi-kilang-minyak-

Author


Avatar