News, OSS, pranala luar

Penerapan Sistem OSS di MPP Payakumbuh Belum Maksimal

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Payakumbuh, Harmayunis menyebut, dalam perencanaan yang sudah disusun, pihaknya akan menjalankan sistem OSS dimana semua pelayanan akan terkoneksi secara online dengan satgas di pusat, seperti kementerian. 

“Tapi memang masih ada kendala yang harus segera kita benahi,” katanya pada kegiatan Senin Cerdas yang dilaksanakan Bagian Humas Pemko Payakumbuh di ruang Media Centre Pemko, kemarin.

Kepala Seksi (Kasi) Perizinan Bidang Pemerintahan dan Ekonomi DPM-PTSP, Went Zahrati menambahkan, diantara kendala yang dihadapi adalah masih belum semua akta notaris terkoneksi dengan sistem OSS.

“Karena itu, ketika pengusaha melakukan penginputan data mereka masih terhalang karena akta notarisnya belum online,” jelasnya.

Kendala lain yang dihadapi pihaknya adalah sikap pelaku usaha skala kecil yang masih enggan menggunakan sistem OSS karena ketika pengusaha memasukkan Nomor Induk Berusaha (NIB), maka mereka akan langsung dibebani kewajiban membayar BPJS.

“Hal itu dinilai pelaku usaha cukup memberatkan karena banyak dari usaha mereka yang masih tertatih-tatih dalam hal pembiayaan,” ulasnya.

Secara konsep, menurut Wenty MPP sudah siap menerapkan OSS namun ke depan setiap aplikasi akan dianalisis untuk memastikan sistem OSS benar-benar bisa berjalan maksimal.

“Misalnya ketika customer ke MPP tinggal masuk ke hal web dan diarahkan secara online, jadi tinggal memastikan manajemen terkait link ke ruangan MPP,” tandasnya.

Sumber : 
https://posmetropadang.co.id/penerapan-sistem-oss-di-mpp-payakumbuh-belum-maksimal/

Author


Avatar