aceh, pranala luar

RAPBN 2021, Sri Mulyani Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

Pemerintah melaporkan tentang kebijakan fiskal tahun 2021 dengan mengangkat tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi.” Adapun tema ini diangkat mengacu pada situasi Indonesia yang saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19. 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tema ini selaras dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 yaitu Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial. Pada RKP Tahun 2021 pemerintah akan fokus terhadap pembangunan pada pemulihan industri, pariwisata, dan investasi, reformasi sistem kesehatan nasional dan jaring pengaman sosial serta reformasi sistem ketahanan bencana.

"Fokus pembangunan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali mesin ekonomi nasional yang sedang berada dalam momentum pertumbuhan," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, Selasa (12/5/2020).
Sri Mulyani menambahkan, dengan mempertimbangkan segala risiko dan ketidakpastian yang ada serta potensi pemulihan ekonomi global dan nasional di tahun depan, pemerintah mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro yang digunakan sebagai dasar penyusunan RAPBN 2021.

"Pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5 persen; inflasi 2,0-4,0 persen; tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,67-9,56 persen; nilai tukar Rupiah Rp14.900-Rp15.300 per dolar AS; harga minyak mentah Indonesia 40-50 dolar AS/barel; lifting minyak bumi 677-737 ribu barel per hari; dan lifting gas bumi 1.085-1.173 ribu barel setara minyak per hari," kata dia.
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, dengan fokus kepada pemulihan ekonomi dan tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang, maka reformasi diarahkan pada bidang kesehatan, perlindungan sosial, pendidikan, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), serta belanja negara.

Sumber :
https://www.inews.id/finance/makro/rapbn-2021-sri-mulyani-pasang-target-pertumbuhan-ekonomi-55-persen


Author


Avatar