aceh, News, pranala luar

Nova Minta Bupati Sosialisasi Prokes Covid Melalui Pengeras Suara Masjid & Meunasah Tiap Usai Shalat

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT mengirim surat kepada bupati/wali kota se Aceh. Isinya meminta para kepala daerah untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat. 

Surat tersebut disampaikan mengingat kasus positif Covid-19 di Aceh cukup tinggi dan diperkirakan akan semakin meningkat ke depannya.

"Sehingga perlu upaya kita bersama untuk mengantisipasi meluasnya penularan virus tersebut," bunyi surat yang turut dikirim Asisten II Setda Aceh, T Ahmad Dadek kepada Serambinews.com, Selasa (22/9/2020).

Melalui surat tersebut, Nova menyampaikan, bahwa ada tiga media yang bisa digunakan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat.

Antara lain adalahmelalui pengeras suara di masjid/meunasah/mushala pada setiap selesai shalat fardhu. Kemudian melaksanakan siaran keliling dari tingkatan kabupaten, kecamatan, dan tingkat gampong, minimal dua kali sehari.

Ketiga memanfaatkan pengeras suara dan sarana pengumuman lainnya seperti radio, WhatsApp (audio) atau medsos lainnya, serta pusat-pusat informasi di pasar atau pusat-pusat pelayanan.

Adapun materi sosialisasi sekurang-kurangnya memuat tentang imbauan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir serta mengumumkan jumlah yang sudah positif Covid-19 tingkat kabupaten/kota.

Dalam Surat Nomor 440/13738 tertanggal 21 September 2020 yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah itu juga dilampirkan materi pengumuman yang sudah dikonsepkan oleh Pemerintah Aceh.

Berikut bunyinya: “Kami umumkan kepada masyarakat (isi lokasi kabupaten/kecamatan/gampong) bahwa di kabupaten/kota (nama kabupaten/kota) telah terjadi wabah Covid yang sampai dengan saat ini sudah...... orang positif dan ..... orang telah meninggal dunia”.
“Untuk itu kami mohon kepada Bapak/Ibu agar memutuskan mata rantai penyebaran dengan melakukan “3M”:
1. Memakai masker 2. Mencuci tangan 3. Menjaga jarak. Kemudian hindari “3T”: 1. Tempat sempit 2. Tempat ramai 3. Tempat yang berjarak.

“Jika ada yang demam, batuk dan sakit tenggorokan agar melaporkan kepada geuchik/kepala desa untuk dapat diambil tindakan penanganan dan isolasi. Demikian dan terima kasih.

Sumber :
https://aceh.tribunnews.com/2020/09/22/nova-minta-bupati-sosialisasi-prokes-covid-melalui-pengeras-suara-masjid-meunasah-tiap-usai-shalat

Author


Avatar