aceh, pranala luar

OJK Optimis Pemulihan Ekonomi Lebih Cepat

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) meyakini pemulihan ekonomi nasional tidak akan lama meski pandemi covid-19 masih berlangsung saat ini. Itu dapat terjadi karena ekonomi Indonesia meng andalkan permintaan domestik atau domestic demand sebagai model ekonomi. “Dari berbagai proyeksi termasuk IMF dan World Bank menyebut Indonesia kondisinya tidak buruk ketimbang negara lain. 

Begitu covid-19 selesai, kita tumbuhnya bisa kembali normal bahkan bisa lebih tinggi lagi dalam waktu singkat. Sebab, ekonomi kita mengandalkan domestic demand yakni dengan penduduk yang banyak demand konsumsi pasti kuat,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam paparan webinar, Jumat (5/6). 

Meski begitu, Wimboh menekankan penting bagi pemerintah guna mengambil kebijakan mitigasi atas dampak covid-19 yang sesuai struktur ekonomi saat ini. Dengan kebijakan yang sesuai dengan struktur ekonomi, akan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Indonesia, kata Wimboh, telah mengambil langkah kebijakan mitigasi dan upaya pemulihan ekonomi khususnya di sektor keuangan. Untuk mengurangi dampak bagi sektor riil dan keuangan, dilakukan berbagai kebijakan dan relaksasi, stimulus, dan sebagainya.
Misalnya UU No 2 Tahun 2020 untuk memberikan ruang lebih luas bagi pemerintah, OJK, Bank Indonesia (BI) hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mengambil sejumlah kebijakan.

Untuk pemerintah, dapat menetapkan defisit anggaran hingga lebih dari 3%, sedangkan BI diperbolehkan membeli obligasi pemerintah dan surat berharga di pasar primer tanpa batas waktu tertentu. Begitu juga, OJK dapat mengintervensi lebih awal terkait dengan tindakan pengawasan dan resolusi, serta LPS diizinkan memperluas skema penjaminan simpanan dan mengumpulkan dana dari publik melalui penerbitan obligasi.

 Dampak bauran kebijakan itu terlihat dari sentimen positif bagi pasar modal yang mulai pulih. Padahal Maret lalu indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menyentuh level terendah pada kisaran 3.900, kini mulai pulih ke kisaran 4.900-an dan sempat menyentuh 5.000.

Ia juga menyebutkan stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga terutama dalam permodalan serta likuiditas yang memadai dengan profil risiko yang tetap terjaga. Dalam kaitan penerapan new normal, Wimboh menyebutkan pihaknya sedang menyusun protokol kenormalan baru bagi industri keuangan. Nantinya OJK memaksimalkan peranan teknologi sebagai pemanfaatan digitalisasi dalam sektor keuangan seperti pengiriman dokumen secara online.
Sumber: 
https://mediaindonesia.com/read/detail/318970-ojk-optimis-pemulihan-ekonomi-lebih-cepat

Author


Avatar

dpmptsp Aceh

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh